<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>ELANGrock &#187; sejarah</title>
	<atom:link href="http://elangrock.wordpress.com/category/sejarah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://elangrock.wordpress.com</link>
	<description>ANDA PESAN KAMI CARIKAN</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Apr 2009 04:41:06 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='elangrock.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/c50548ce164ffe459d396277f28a8130?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>ELANGrock &#187; sejarah</title>
		<link>http://elangrock.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://elangrock.wordpress.com/osd.xml" title="ELANGrock" />
		<item>
		<title>FIR&#8217;AUN YANG DITENGGELAMKAN(VI)</title>
		<link>http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/firaun-yang-ditenggelamkanvi/</link>
		<comments>http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/firaun-yang-ditenggelamkanvi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2008 05:13:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elangrock</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://elangrock.wordpress.com/?p=421</guid>
		<description><![CDATA[Tenggelamnya Fir&#8217;aun dan orang-orangnya Di Lautan.
Al Qur&#8217;an memberitaukan kepada kita tentang aspek yang paling penting dari kejadian terbelahnya Laut merah. Menurut cerita Al Qur&#8217;an, Musa pergi dari Mesir bersama dengan Bani Israel yang patuh kepadanya. Namun Fir&#8217;aun tidak bisa menerima kepergian mereka tanpa seijinnya. Ia dan tentaranya mengikuti mereka &#8220;dalam keangkaramukaan dan dendam&#8221; (Qs Yunus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=elangrock.wordpress.com&blog=4948792&post=421&subd=elangrock&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tenggelamnya Fir&#8217;aun dan orang-orangnya Di Lautan.</p>
<p>Al Qur&#8217;an memberitaukan kepada kita tentang aspek yang paling penting dari kejadian terbelahnya Laut merah. Menurut cerita Al Qur&#8217;an, Musa pergi dari Mesir bersama dengan Bani Israel yang patuh kepadanya. Namun Fir&#8217;aun tidak bisa menerima kepergian mereka tanpa seijinnya. Ia dan tentaranya mengikuti mereka &#8220;dalam keangkaramukaan dan dendam&#8221; (Qs Yunus 90). Begitu Musa dan bani Israel telah mencapai tepian pantai, Fir&#8217;aun dan tentaranya telah menyusul mereka. Beberapa orang Bani Israel melihat keadan ini mulai mengeluh kepada Musa. Menurut Perjanjian Lama mereka berkata kepada Musa :&#8221; mengapa kamu membawa kami pergi dari negeri kami, disana kami diperbudak namun setidak-tidaknya dapat hidup, sekarang kita akan mati&#8221;. Kelemahan dari masyarakat ini juga disebutkan dalam Al Qur&#8217;an dalam ayat sebagai berikut: &#8221; Maka setelah kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa;&#8221;Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul&#8221;.(QS Asy Syu&#8217;araa&#8217; 62).</p>
<p>Kenyataan ini bukanlah yang pertama ataupun yang terakhir bahwa bani Israel menunjukkan ketidak patuhan mereka. Kaum Musa berkata; &#8221; kami telah ditindas (oleh Fir&#8217;aun) sebelum kamu datang kepada kami dan sesudah kamu datang. Musa menjawab: &#8220;Mudah-mudahan Allah membinasakan musuhmu dan menjadikan kamu khalifah di muka bumi(Nya), maka Allah akan melihat bagaimana perbuatanmu&#8221;. (QS Al A&#8217;raaf 129). </p>
<p>Berlawanan dengan tingkah laku umatnya yang lemah, Musa sangatlah percaya diri semenjak ia percaya kepada Allah secara mendalam. Semenjak awal perjuangannya Allah telah memberitahukannya bahwa pertolongan dan dukungan-Nya akan selalu bersama Musa: &#8220;Janganlah kamu berdua khawatir, sesungguhnya Aku beserta kamu berdua, Aku mendengar dan melihat&#8221;. Maka datanglah kamu berdua kepadanya (Fir&#8217;aun) dan katakanlah: &#8221; Sesungguhnya kami berdua adalah utusan Tuhanmu, maka lepaskanlah Bani Israel bersama kami dan janganlah kamu menyiksa mereka. Sesungguhnya kami telah datang kepadamu dengan membawa bukti (atas kerasulan kami) dari Tuhanmu. Dan keselamatan itu dilimpahkan kepada orang yang mengikuti petunjuk. (QS Thahaa 45-46).</p>
<p>Ketika Musa pertama kali bertemu dengan tukang sihir Fir&#8217;aun, ia merasa takut dalam hatinya ( QS Thaahaa 67). Allahpun memerintahkan Musa untuk tidak takut;&#8221; Janganlah kamu takut, sesungguhnya kamulah yang paling unggul (menang). ( QS Thaahaa 68). Dengan demikian Musa dididik oleh Allah dan memperoleh kematangan penuh dalam menghormati petunjuk-Nya. Konsekuensinya ketika beberapa orang dari kaumnya mersa takut akan tertangkap, ia berkata: &#8220;sekali-kali tidak akan tersusul; sesungguhnya Tuhanku besertaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku (QS Asy Syu&#8217;araa&#8217; 62).</p>
<p>Allah menyatakan kepada Musa bahwa ia harus memukul lautan dengan tongkatnya.:&#8221; Pukullah lautan itu dengan tongkatmu&#8221;. Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar. (QS Asy Syu&#8217;araa&#8217; 63). Sesungguhnya pada saat Fir&#8217;aun melihat mukjizat tersebut, seharusnya ia menyadari bahwa hal yang sangat luar biasa terjadi. Dan ia sedang melihat campur tangan Sang maha Suci. Lautan terbuka bagi orang-orang yang ingin dihancurkan Fir&#8217;aun. Meskipun tidak ada jaminan bahwa lautan tidak akan menutup kembali setelah mereka menyebrang, namun ia dan bala tantaranya tetap menyusul bani Israil ke dalam lautan. Kemungkinan besar Fir&#8217;aun dan tentaranya telah kehilangan kemampuannya untuk berpikir sehat dikarenakan keangkaramurkaan dan kedengkian mereka, dan tidak bisa memahami mukjizat alam dari keadaan tersebut.<br />
Sangatlah jelas untuk dipahami dari ayat ini bahwa Musa diberitahu atas pertanyaan, bahwa Fir&#8217;aun akan percaya kepada Allah pada saat ia menghadapi hukuman yang menyakitkan. Fir&#8217;aun benar-benar berkata bahwa ia percaya kepada Allah ketika air mulai menenggelamkannya. Sangatlah jelas bahwa tindakan Fir&#8217;aun merupakan tindakan yang tidak jujur dan bohong. Fir&#8217;aun mungkin mengatakan ini untuk menyelamatkan dirinya sendiri dari kematian akibat tenggelam.<br />
Kita juga diberitahu bahwa orang-orang Fir&#8217;aun sebagaimana Fir&#8217;aun sendiri juga menerima bagian hukuman mereka. Dikatakan bahwa bala tentara Fir&#8217;aun adalah orang-orang yang angkara murka dan penuh kebencian ( QS Yunus 91), &#8220;orang-orang yang berdosa&#8221; (QS Qashas 8), &#8220;berlaku salah&#8221; (QS Qasas 40) dan &#8220;mengira bahwa mereka tidak akan pernah kembali kepada Allah&#8221; (QS Qasas 39) dan sepeti halnya Fir&#8217;aun merekapun patut menerima hukuman dari Allah. Maka Allahpun melemparkan Fir&#8217;aun dan bala tentaranya ke dalam laut (QS Qashas 40).</p>
<p>Kemudian Kami menghukum mereka, maka Kami tenggelamkan mereka dilaut disebabakan mereka mendustakan ayat-ayat Kami dan mereka adalah orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami itu. (QS Al A&#8217;raaf 136).</p>
<p>Allah menyebutkan dalam Al Qur&#8217;an semua yang terjadi setelah kematian Fir&#8217;aun :</p>
Posted in sejarah  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/elangrock.wordpress.com/421/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/elangrock.wordpress.com/421/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/elangrock.wordpress.com/421/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/elangrock.wordpress.com/421/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/elangrock.wordpress.com/421/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/elangrock.wordpress.com/421/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/elangrock.wordpress.com/421/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/elangrock.wordpress.com/421/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/elangrock.wordpress.com/421/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/elangrock.wordpress.com/421/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=elangrock.wordpress.com&blog=4948792&post=421&subd=elangrock&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/firaun-yang-ditenggelamkanvi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/19aa6635c445ba2ed18b58ec046bbb7a?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">elangrock</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>FIR&#8217;AUN YANG DITENGGELAMKAN(III)</title>
		<link>http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/firaun-yang-ditenggelamkaniii/</link>
		<comments>http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/firaun-yang-ditenggelamkaniii/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2008 05:06:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elangrock</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://elangrock.wordpress.com/?p=419</guid>
		<description><![CDATA[Bencana Yang Menimpa Fir&#8217;aun dan Lingkaran Dekatnya.
Fir&#8217;aun dan lingkaran dekatnya sangatlah terlibat secara mendalam terhadap politheisme mereka dan ini adalah &#8221; agama nenek moyang mereka&#8221; yang mereka tidak terpikirkan untuk meninggalkannya. Meskipun ada dua mukjizat dari Musa, yaitu tangannya yang mengeluarkan sinar putih serta tongkatnya yang berubah menjadi ular, tidaklah cukup bagi mereka untuk berpindah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=elangrock.wordpress.com&blog=4948792&post=419&subd=elangrock&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Bencana Yang Menimpa Fir&#8217;aun dan Lingkaran Dekatnya.</p>
<p>Fir&#8217;aun dan lingkaran dekatnya sangatlah terlibat secara mendalam terhadap politheisme mereka dan ini adalah &#8221; agama nenek moyang mereka&#8221; yang mereka tidak terpikirkan untuk meninggalkannya. Meskipun ada dua mukjizat dari Musa, yaitu tangannya yang mengeluarkan sinar putih serta tongkatnya yang berubah menjadi ular, tidaklah cukup bagi mereka untuk berpindah dari rasa tahayul mereka. Mereka justru mengungkapkan rasa tersebut secara terbuka. Mereka berkata: &#8220;Bagaimanapun kamu mendatangkan keterangan kepada kami untuk menyihir kami dengan keterangan itu, maka kami sekali-kali tidak akan pernah beriman kepadamu&#8221;. (QS Al A&#8217;raf 132).</p>
<p>Karena perilaku mereka, Allah mengirimkan sejumlah bencana kepada mereka sebagai &#8220;mukjizat tersendiri&#8221; untuk membuat mereka merasakan azab di dunia, sebelum mereka mendapatkan siksaan yang abadi di alam keabadian. Pertama-tama mereka diberikan masa kekeringan yang panjang dan kelangkaan panen. Berkaitan dengan hal ini dikatakan dalam Al Qur&#8217;an: &#8220;Dan sesungguhnya Kami telah menghukum (Fir&#8217;aun dan) kaumnya dengan (mendatangkan) musim kemarau yang panjang dan kekurangan buah-buahan supaya mereka mengambil pelajaran. (QS Al A&#8217;raf 130).</p>
<p>Mesir mendasarkan system pertanian mereka pada sungai Nil dan itulah sebabnya mereka tidak terpengaruh oleh perubahan keadaan alam. Namun sebuah bencana yang tak terduga menimpa mereka karena Fir&#8217;aun dan lingkaran dekatnya yang terlalu banggga dan sombong terhadap Allah dan mengingkari Rasul Nya. Kemungkinan besar dengan berbagai sebab, permukaan sungai Nil menyusut secara mencolok dan saluran irigasi yang berasal dari sungai tidak mampu mengalirkan air yang cukup untuk lahan pertanian mereka. Panas yang menyengat menyebabkan tanaman pertanian mongering. Dengan demikian bencana yang datang menimpa Fir&#8217;aun dan lingkaran dekatnya berasal dari berbagai arah yang tidak pernah diduga sama sekali, termsuk juga dari sungai Nil yang mereka andalkan. Musim kemarau yang berkepanjangan mencemaskan hati Fir&#8217;aun yang sebelumnya biasa berkata kepada kaumnya sebagai berikut: &#8220;Hai kaumku, bukankah kerajan Mesir ini kepunyaanku dan (bukankah ) singai-sungai ini mengalir dibawahku; maka apakah kamu tidak melihat(nya)?&#8221;. (QS AZ Zukhruf 51).</p>
<p>Bahkan mereka malahan menuduh bahwa semua kejadian tersebut disebabkan oleh kesialan yang dibawa oleh Musa dan bani Israel. Mereka dikuasai oleh semacam keyakinan karena kepercayan takhayul mereka dan agama nenek moyang mereka. Karenanya memilih untuk menderita bencana yang hebat, namun apa yang menimpa mereka tidaklah terbatas sampai disini. Ini hanyalah sebuah permulaan. Selanjutnya Allah mengirimkan kepada mereka serangkaian bencana lain. Bencana-bencana ini disebutkan sebagai berikut dalam Al Qur&#8217;an: &#8221; Maka Kami kirimkan kepada mereka taufan, belalang, kutu, katak dan darah sebagai bukti yang jelas, tetapi mereka tetap menyombongkan diri dan mereka adalah kaum yang berdosa&#8221;. ( QS Al A&#8217;raaf 133).</p>
<p>Bencana-bencana yang Allah kirimkan terhadap Fir&#8217;aun dan kaumnya disekitarnya yang juga melakukan pengingkaran juga disebutkan dalam Perjanjian Lama yang sebagaimana juga disebutkan dalam Al Qur&#8217;an :&#8217; </p>
<p>Dan terdapat darah diseluruh penjuru tanah Mesir (Eksodus 7.21).</p>
<p>Dan bila kamu tidak megijinkan mereka pergi, tunggulah, Aku akan menghantam seluruh kawasan mereka (Mesir-pen) dengan katak, dan sungai akan mengalirkan katak-katak yang berlimpah-ruah, yang kemudian katak itu akan naik, masuk ke rumah, ke bilik/kamar tidur, dan di atas tempat tidur mereka, dan masuk ke rumah para pembantu, dan ke orang-orang banyak, masuk ke tungku-tungku masak serta bak adonan (makanan-pen) mereka. (Eksodus, 8: 2-3)</p>
<p>Dan Tuhan berkata kepada Musa, &#8220;Sampaikan kepada Harun (Aaron), renggangkanlah tangkai/batang pohon, dan pukullah debu di tanah, niscaya seluruh tanah mesir akan penuh dengan kutu.&#8221; (Eksodus, 8: 16)</p>
<p>Dan belalang muncul di seluruh daratan Mesir, dan berhenti di seluruh batas pantai Mesir, sehingga mereka sangat sedih, sebelum mereka, tidak pernah ada wabah belalang seperti itu, dan tidak pula terjadi sesudah mereka. (Eksodus: 10:14)</p>
<p>Kemudian, para ahli ilmu hitam berkata kepada Pharaoh, Ini adalah jari Tuhan: dan hati Pharaoh pun mengeras, dan tidak mendengarkan mereka, sebagaimana apa yang telah dikatakan Tuhan. (Eksodus, 8:19) </p>
<p>Bencana yang mengerikan terus terjadi menimpa Fir&#8217;aun dan lingkaran dekatnya . Beberapa bencana ini disebabkan olehpen yembahan objek tertentu sebagai tuhan orang-orang yang musyrik ini. Sebagai contoh, sungai Nil dan katak dikeramatan oleh mereka dan mereka dewa-dewkan. Mereka mengharapkan petunjuk dari &#8220;tuhan-tuhan&#8221; mereka dan memintakan pertolongan mereka, maka Allah menghukum mereka melalui &#8220;tuhan-tuhan&#8221; mereka sendiri, merekapun tidak bisa melihat kesalahan yang mereka lakukan dan merekapun harus membayar atas kekeliruan yang mereka lakukan.</p>
<p>Berdasarkan penafsiran dari perjanjian Lama, &#8220;darah&#8221; maksudnya adalah berubahnya sungai Nil menjadi darah. Hal ini dapat diterangkan sebagai metaphora (perumpamaan) bahwa sungai Nil berubah menjadi merah. Berdasarkan kepada sebuah penafsiran, dikatakan bahwa yang mengakibatkan sungai menjadi berwarna merah adalah disebabkan oleh sejenis bakteri.</p>
<p>Sungai Nil adalah sumber utama dari kehidupan bangsa Mesir. Kerusakan yang terjadi terhadap sumber ini dapat berarti kematian bagi seluruh bangsa Mesir. Jika bakteri telah menutupi seluruh permukaam sungai Nil secara penuh sehingga mengubahnya menjadi merah, hal ini dapat mengakibatkan setiap mahkluk hidup yang menggunakan air tersebut akan terinfeksi oleh bakteri ini.</p>
<p>Keterangan berdasarkan penelitian saat ini yang menyebabkan warna air menjadi merah dikarenakan oleh protozoa, zooplankton, ganggang (phytoplankton) yang berkembang baik yang hidup di air asin maupun air tawar dan dinoflagellata. Aneka perkembangan tanamanm jamur ataupun protozoa menghisap oksigen dari dalam air dan menghasilkan racun yang berbahaya baik bagi ikan maupun katak.</p>
<p>Penyebutan dari peristiwa pengungsian anak-anak Israel disebutkan dalam Kiab Injil, Patricia A Tester dari National Marine Fisheries Service menulis dalam Annals of te New York Academy of Science mencatat bahwa dipekirankan 50 &#8211; 5000 spesies phytoplankton beracun, dan bagi yang beracun tersebut dapat membahyakan kehidupan laut. Dalam penerbitan yang sama, Ewen C.D. Todd dari badan Kesehatan Kanada, berdasarkan data prasejarah dan data sejarah idsebutkan bahwa hampir 24 contoh dari spesies phytoplankton menyebabkan berbagai macam wabah penyakit diseluruh penjuru dunia. W.W. Carmichael dan I.R. Falconer mencatat penyakit-penyakit yang berkaitan dengan ganggangbiru-hijau yang hidup di air tawar. Seorang ahli Ekologi perairan Joann M. Burkholder dari North Carolina State University menyebutkan bahwa sejenis dinoflagellata Pfiesteria piscimorte ( yang ditemukan di perairan muara ) spesies ini seperti namanya menunjukkan, dapat membunuh ikan .1</p>
<p>Di dalam masa Fir&#8217;aun serangkaian bencana ini muncul dan terjadi. Menurut skenario ini, ketika sungai Nil terkontaminasi (tercemari) maka ikan-ikan pun juga mati dan bangsa Mesir pun dicabut salah satu sumber nutrisinya yang sangat penting. Tanpa adanya ikan pemangsa, maka katak-katakpun dapat berkembang biak dengan sangat cepat baik dikolam-kolam maupun di sungai Nil sehingga terjadilah kelebihan populasi katak di sungai, akhirnya berpindah hewan yang berracun dan lingkungan yang telah membusuk berpindah ke daratan, disini merekapun mati dan membusuk bersama dengan ikan-ikan, Sungai Nil dan tanah yang berdekatan dengannya menjadi membusuk dan airnya berbahaya untuk diminum maupun digunakan untuk mandi. Terlebih lagi punahnya spesies katak menyebabkan berbagai jenis serangga seperti belalang, caplak dan kutu berkembangbiak secaa besar-besran.</p>
<p>Akhirnya, meski bagaimanapun bencana tersebut terjadi dan dampak yang diakibatkannya, baik Fir&#8217;aun maupun kaumnya tetap tidak berpaling kepada Allah untuk memperhatikannya, namun mereka tetap meneruskan kesombongannya.</p>
<p>Fir&#8217;aun dan lingkaran dekatnya yang sangat munafik, berpikir bahwa mereka dapat memperdayakan Musa dan juga Allah. Ketika hukuman yang mengerikan menimpa mereka, merekapun seketika itu juga memanggil Musa dan memintanya untuk menyelamatkan mereka dari bencana tersebut:</p>
<p>Dan ketika ditimpa azab (yang telah diterangkan itu) merekapun berkata; &#8221; Hai Musa mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu dengan (perantaraan) kenabian yang diketahui Allah ada pada sisimu. Sesunguhnya jika kamu dapat menghilangkan azab itu daripada kami pasti kami akan beriman kepadamu dan akan kami biarkan Bani Israil pergi bersamamu&#8221;. Maka setelah Kami hilangkan azab itu dari mereka hingga batas waktu yang mereka sampai kepadanya, tiba-tiba merekapun mengingkarinya.( QS Al A&#8217;raf 134-135).</p>
<p>Mengungsi dari Mesir</p>
<p>Allah menerangkan kepda Fir&#8217;aun dan lingkaran dekatnya melalui Musa bahwa mereka seharusnya memperhatikan dan sekaligus peringatan bagi mereka. Namum jawabannya justru mereka memberontak dan menuduh Musa sebagai seorang yang kesurupan/gila dan pendusta. Allah mempersiapkan akhir yang sangat memalukan bagi mereka, Allah mengungkapkan kepada Musa apa yang akan terjadi :</p>
<p>Dan Kami wahyukan (perintahkan) kepada Musa; &#8221; Pergilah di malam hari dengan membawa hamba-hamba-Ku (Bani Israil), karena sesungguhnya kamu sekalian akan disusuli. Kemudian Fir&#8217;aun mengirimkan orang yang mengumpulkan (tentaranya) kekota-kota. (Fir&#8217;aun berkata): &#8221; Sesungguhnya mereka (Bani Isril) benar-bemar golongan kecil, dan sesungguhnya mereka membuat hal-hal yang menimbulkan amarah kita, dan sesungguhnya kita benar-benar golongan yang selalu terjaga-jaga&#8221;. Maka Kami keluarkan Fir&#8217;aun dan kaumnya dari taman-taman dan mata air, dan (dari) perbendaharaan dan kedudukan yang mulia, demikianlah halnya dan Kami anugerahkan semuanya (itu) kepada Bani Israil. Maka Fir&#8217;aun dan bala tentaranya menyusuli mereka di waktu matahari terbit. Maka setelah kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa: &#8220;Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul&#8221;. ( QS Asy- Syu&#8217;araa 52-61).</p>
<p>Dalam keadaan dimana Bani Israil merasa bahwa mereka terjebak dan oang-orang Fir&#8217;aun berpikir bahwa mereka akan segera menangkap mereka, Musa berkata untuk tidak pernah kehilangan kepercayaan bahwa Allah akan menolong mereka: Musa menjawab; &#8221; sekali-kali tidak akan tersusul; sesungguhnya Tuhanku besertaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku&#8221;. (QS Asy Syu&#8217;araa 62).</p>
<p>Pada saat itu Allah menyelamatkan Musa dan Bani Israel dengan membelah lautan. Fir&#8217;aun dan orang-orangnya tenggelam didalam air yang menutup mereka setelah bani Israil telah menyeberang dengan selamat.</p>
<p>Lalu Kami wahyukan kepada Musa:&#8221; Pukullah lautan itu dengan tongkatmu&#8221;. Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar. Dan di sanalah Kami dekatkan golongan yang lain. Dan Kami selamatkan Musa dan orang-orangyang besertanya semuanya. Dan Kami tenggelamkan golongan yang lain itu Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar merupakan suatu tanda yang besar (mukjizat) dan tetapi kebanyakan dari mereka tidak beriman. Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. (QS Asy- Syu&#8217;araa 63-68).</p>
<p>Tongkat Musa bernilai mukjizat. Allah telah mengubahnya menjadi ular dalam penyampaian wahyu yang perma kepadanya, dan kemudian tongkat yang sama pula berubah menjadi ular yang menelan ular-ular jadi-jadian hasil ahli sihir Fir&#8217;aun. Dan sekarang Musa membelah lautan dengan tongkat yang sama pula, ini adalah mukjizat terbesar yang diberikan kepada Nabi Musa.</p>
Posted in sejarah  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/elangrock.wordpress.com/419/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/elangrock.wordpress.com/419/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/elangrock.wordpress.com/419/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/elangrock.wordpress.com/419/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/elangrock.wordpress.com/419/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/elangrock.wordpress.com/419/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/elangrock.wordpress.com/419/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/elangrock.wordpress.com/419/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/elangrock.wordpress.com/419/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/elangrock.wordpress.com/419/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=elangrock.wordpress.com&blog=4948792&post=419&subd=elangrock&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/firaun-yang-ditenggelamkaniii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/19aa6635c445ba2ed18b58ec046bbb7a?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">elangrock</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>FIR&#8217;AUN YANG DITENGGELAMKAN (II)</title>
		<link>http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/firaun-yang-ditenggelamkan-ii/</link>
		<comments>http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/firaun-yang-ditenggelamkan-ii/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2008 05:02:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elangrock</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://elangrock.wordpress.com/?p=417</guid>
		<description><![CDATA[Datangnya Musa Sang Nabi
Karena kefanatikan mereka yang sangat hebat maka bangsa Mesir kuno tidak mau meninggalkan kepercayaan lama mereka. Beberapa orang datang kepada mereka dengan mengumumkan risalah untuk menyembah hanya Allah, namun kaum dari Fir&#8217;aun selalu kembali ke kepercayaan mereka yang sesat. Akhirnya, Nabi Musa diutus oleh Allah sebagai pembawa pesan (rasul) bagi mereka, dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=elangrock.wordpress.com&blog=4948792&post=417&subd=elangrock&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Datangnya Musa Sang Nabi</p>
<p>Karena kefanatikan mereka yang sangat hebat maka bangsa Mesir kuno tidak mau meninggalkan kepercayaan lama mereka. Beberapa orang datang kepada mereka dengan mengumumkan risalah untuk menyembah hanya Allah, namun kaum dari Fir&#8217;aun selalu kembali ke kepercayaan mereka yang sesat. Akhirnya, Nabi Musa diutus oleh Allah sebagai pembawa pesan (rasul) bagi mereka, dengan dua alasan, karena mereka telah mengambil sebuah sistem penuh kepalsuan yang bertentangan dengan agama sejati dan juga karena mereka telah memperbudak Bani Israel. Musa diperintahkan selain untuk mengundang bangsa Mesir terhadap agama yang haq dan juga untuk menyelamatkan anak-anak Israel dari perbudakan dan menunjukkan kepada mereka jalan yang benar. Dalam Al qur&#8217;an hal ini diebutkan :</p>
<p>Kami membacakan kepadamu sebagian dari kisah Musa dan Fir&#8217;aun dengan benar untuk orang-orang yang beriman. Sesugguhnya Fir&#8217;aun telah berbuat sewenang-wenang di muka bumi dan menjadikan penduduknya berpecah belah, dengan menindas segolongan dari mereka, menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan khidup anak-anak peempuan mereka. Sesungguhnya Fir&#8217;aun termasuk kedalam orang-orang yang berbuat kerusakan. Dan Kami hendak memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi (Mesir) itu dan hendak menjadikan mereka pemimpin dan menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi (bumi), dan akan Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi dan akan Kami perlihatkan kepada Fir&#8217;aun dan Haman beserta tentaranya apa yang selalu mereka khawatirkan dari mereka itu. ( QS. Al-Qashash 3-6).</p>
<p>Fir&#8217;aun ingin mencegah bani Israel untuk bertambah jumlahnya dengan cara membunuh semua bayi laki-laki yang baru lahir. Inilah sebabnya mengapa ibunda Musa dengan mendapatkan ilham dari Allah SWT menempatkan Musa ke dalam keranjang dan menghanyutkannya ke sungai yang mengarah ke arah istana Fir&#8217;aun. Di dalam Al Qur&#8217;an ayat yang menyebutkan hal ini adalah :</p>
<p>Dan Kami ilhamkan kepada ibu Musa;&#8221;Susukanlah dia dan apabila kamu khawatir terhadapnya maka jatuhkanlah dia ke dalam sungai (Nil). Dan jangnalah kamu khawatir dan janganlah (pula) bersedih hati, karena sesungguhnya Kami akan mengembalikanya kepadamu, dan menjadikannya (salah seorang) dari para rasul. Maka dipungutlah ia oleh keluarga Fir&#8217;aun yang akibatnya dia menjadi musuh dan kesedihan bagi mereka. Sesungguhnya Fir&#8217;aun dan Haman beserta tentara-tentaranya adalah orang-orang yang bersalah. Dan berkatalah istri Fir&#8217;aun;&#8221; (ia) biji mata bagiku dan bagimu. Janganlah kamu membunuhnya, mudah-mudahan ia bermanfaat bagi kita atau kita ambil ia menjadi anak&#8221;, sedangkan mereka tiada menyadari. ( QS Al Qhashas 7-9).<br />
Istri Fir&#8217;aun mencegah pembunuhan terhadap (bayi) Musa dan mengangkatnya menjadi anak. Inilah sebabnya Musa menghabiskan wktu kecilnya di istana Fir&#8217;aun. Dan dengan pertolongan dari Allah ibu kandungnya dibawa ke istana sebagai ibu asuh Musa.</p>
<p>Ketika ia beranjak dewasa, suau hari Musa melihat penganiayaan terhadap seorang anak Israel oleh seorang Mesir dan Musa pun melerainya dan iapun memukul orang Mesir tersebut yang mengakibatkan kematian. Disamping kenyataan bahwa Musa hidup di istana Fir&#8217;aun dan ia telah diangkat anak oleh sang Ratu, maka pimpinan kota memutuskan bahwa hukuman untuk Musa adalah hukuman mati. Mendengar ini, maka Musa pun melarikan diri dari Mesir dan datang ke Madyan. Pada akhir masa ia berada di sana, Allah berfirman langsung kepadanya dan Allah mengkaruniakan Kenabian kepadanya. Ia diperintahkan untuk kembali ke Fir&#8217;aun dan menyampaikan pesan-pesan dari agama Allah untuk Fir&#8217;aun.<br />
Istana Fir&#8217;aun</p>
<p>Musa dan Harun pergi ke Fir&#8217;aun dalam kepatuhannya terhadap perintah Allah dan menyampaikan kepadanya pesan-pesan dari agama yang sejati. Mereka memina Fir&#8217;aun untuk menghentikan penyisaannya terhadap anak-anak Israel dan membiarkan mereka pergi bersama Musa dan Harun. Hal ini tidak bisa diterima oleh Fir&#8217;aun, apalagi Musa yang telah dipeliharanya bertahun-tahun semenjak kecil dan yang nantinya kemungkinan besar adalah menjadi pewaris tahta, menentang Fir&#8217;aun dan berbicara kepadanya dengan cara seperti itu. Dengan alasan itu Fir&#8217;aun menuduh Musa tidak berterima kasih kepadanya:<br />
Fir&#8217;aun mencoba bermain-main dengan perasaan Musa dan mempengaruhi kata hatinya. Fir&#8217;aun berkata bahwa ia dan istrinyalah yang telah membesarkan Musa, maka Musa lah seharusnya yang harus patuh kepada Fir&#8217;aun. Terlebih lagi Musa telah membunuh seorang Mesir. Semua tindakan ini mengharuskan hukuman yang sangat berat menurut bangsa Mesir. Keadaan yang emosional yang dicoba diciptakan oleh Fir&#8217;aun juga ditujukan untuk mempengaruhi para pemimpin dari rakyatnya, sehingga merekapun menyetujui apa yang disampaikan oleh Fir&#8217;aun.</p>
<p>Dilain pihak, risalah yang disampaikan oleh agama yang haq yang disampaikan oleh Musa mengurangi kekuasan Fir&#8217;aun dan menurunkan derajatnya sama seperti halnya orang-orang kebanyakan. Dari kenyataan ini akan terungkap bahwa ia bukanlah tuhan dan terlebih lagi ia akan dipaksa untuk tunduk kepada Musa. Disamping itu jika ia membebaskan anak-anak Israel, ia akan kehilangan banyak tenaga kerja yang penting dan hal tersebut dapat menimbulkan hal yang sangat berbahaya.</p>
<p>Berdasarkan alasan ini, maka Fir&#8217;aun bahkan tidak mau mendengarkan apa yang dikatakan Musa. Ia mencoba untuk meledeknya dan mencoba untuk mengubah pokok pembicaraan dengan menanyakan pertanyaan yang tidak berarti. Pada saat yang sama ia mencoba untuk menempatkan Musa dan Harun sebagai orang-orang yang membuat keonaran dan menuduh mereka mempunyai motif-motif politik tertentu. Akhirnya baik Fir&#8217;aun maupun para pemimpin kaum serta orang-orang dalam lingkaran dekat mereka kecuali para tukang sihir tidak mematuhi Musa dan Harun. Mereka tidak mengikuti agama yang haq yang telah ditunjukkan kepada mereka. Itulah sebabnya Allah segera mengirimkan bencana kepada mereka.</p>
Posted in sejarah  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/elangrock.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/elangrock.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/elangrock.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/elangrock.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/elangrock.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/elangrock.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/elangrock.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/elangrock.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/elangrock.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/elangrock.wordpress.com/417/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=elangrock.wordpress.com&blog=4948792&post=417&subd=elangrock&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/firaun-yang-ditenggelamkan-ii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/19aa6635c445ba2ed18b58ec046bbb7a?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">elangrock</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>FIR&#8217;AUN YANG DITENGGELAMKAN</title>
		<link>http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/firaun-yang-ditenggelamkan/</link>
		<comments>http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/firaun-yang-ditenggelamkan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2008 04:57:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elangrock</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://elangrock.wordpress.com/?p=415</guid>
		<description><![CDATA[(Keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir&#8217;aun dan pengikut-pengikutnya serta orang-orang yang sebelumnya. Mereka mendustakan ayat-ayat Tuhannya maka Kami membinasakan mereka disebabkan dosa-dosanya dan Kami Tenggelamkan Fir&#8217;aun dan pengikut-pengikutnya; dan kesemuanya adalah orang-orang yang zalim.( QS Al Anfal 54).
Peradaban Mesir kuno berada dalam waktu yang sama dengan negara kota yang berada di Mesopotamia, dikenal sebagai satu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=elangrock.wordpress.com&blog=4948792&post=415&subd=elangrock&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>(Keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir&#8217;aun dan pengikut-pengikutnya serta orang-orang yang sebelumnya. Mereka mendustakan ayat-ayat Tuhannya maka Kami membinasakan mereka disebabkan dosa-dosanya dan Kami Tenggelamkan Fir&#8217;aun dan pengikut-pengikutnya; dan kesemuanya adalah orang-orang yang zalim.( QS Al Anfal 54).</p>
<p>Peradaban Mesir kuno berada dalam waktu yang sama dengan negara kota yang berada di Mesopotamia, dikenal sebagai satu diantara peradaban tertua di dunia dan dikenal dengan pengorganisasian negara dan paling maju dalam tatanan sosial dijamannya. Fakta bahwa mereka telah menemukan tulisan/huruf pada milinium 3 SM dan menggunakannnya, bahwa mereka juga memanfaatkan sungai Nil dan mereka terselamatkan dari berbagai bahaya luar dalam kaitannya dengan setting alamiah negara tersebut, nyata-nyata telah memberikan sumbangan yang besar terhadap bangsa Mesir dalam peningkatan peradaban mereka.</p>
<p>Namun, masyarakat yang &#8220;beradab&#8221; ini, pada masa berlakunya &#8220;pemerintahan Fir&#8217;aun (Pharaoh)&#8221; menggunakan system kafir yang disebutkan secara jelas dalam Aal qur&#8217;an dalam bahasa yang amat jelas dan lugas. Mereka bersifat congkak, angkuh dengan kebanggaan diri, mengesampingkan dan mengutuk. Dan akhirnya baik peradaban mereka yang maju, tatanan sosial politik bahkan dengan tentara yang kuat sekalipun tidak bisa menyelamatkan ketika mereka dihancurkan.</p>
<p>Wewenang Sang Fir&#8217;aun (Pharaoh)</p>
<p>Peradaban bangsa Mesir sangat mendasarkan pada kesuburan sungai Nil. Bangsa Mesir telah menetap di lembah Nil dikarenakan melimpahnya air di sungai ini dan karena mereka bisa mengolah tanah dengan persediaan air yang telah diberikan oleh sungai yang tidak tergantung kepada musim hujan. Ahli sejarah Ernest H Gombrich mengaakan dalam tulisannya bahwa Afrika sangatlah panas dan terkadang tidak pernah sama sekali turun hujan selama berbulan-bulan. Inilah sebabnya mengapa banyak daerah di benua yang besar ini sangat luar biasa keringnya. Bagian-bagian dari benua ini tertutup oleh lautan pasir yang sangat luas. Di kedua sisi sungai Nil juga tertutup oleh pasir dan di Mesir sendiripun jarang terjadi hujan. Namun di negeri ini hujan tidaklah terlalu dibutuhkan karena sungai Nil yang mengalir melintas ditengah-tengah seluruh negara .1</p>
<p>Jadi siapapun yang nenguasai sungai Nil yang sangtlah penting tersebut maka dialah yang bisa menguasai asset terbesar perdagangan dan pertanian Mesir. Pharaoh bisa melangengkan dominasinya atas Mesir dengan jalan ini.</p>
<p>Bentuk sungai Nil yang sempit dan memanjang di Lembah Nil tidak memungkinkan unit-tunit kependudukan yang berada disekitar sungai untuk terlalu mengembangkan wilayahnya. Itulah sebabnya bangsa Mesir lebih memilih untuk membentuk sebuah peradaban yang terdiri dari kota-kota kecil dan perkampungan daripada kota-kota besar. Faktor inilah yang memperkuat dominasi Pharaoh atas masyarakatnya.</p>
<p>Raja Menes dikenal sebagai pharaoh Mesir pertama yang menyatukan seluruh Mesir kuno untuk pertama kalinya dalam sejarah dalam sebuah negara persatuan kurang lebih 3000 SM. Kenyaaan bahwa istilah &#8220;Pharaoh &#8221; asal usulnya merujuk pada istana dimana raja Mesir berada, namun pada saat itu menjadi gelar dari raja-raja Mesir. Inilah sebabnya mengapa raja yang memerintah Mesir kuno mulai disebut &#8221; Pharaoh&#8221;.</p>
<p>Sebagai pemilik, pengatur dan penguasa dari seluruh negara dan wilayah-wilayahnya, maka Pharaoh diterima sebagai pengejawantahan dari dewa yang terbesar dalam kepercayaan Mesir kuno yang Politheistik dan menyimpang. Administrasi dari wilayah Mesir, pembagian mereka, pendapatan mereka, singkatnya, seluruh pertanian, jasa dan produksi dalam batas-batas wilayah negara dikelola dalam kekuasan Pharaoh.</p>
<p>Absolutisme dalam masa kepemimpinannya telah melengkapi penguasaannya terhadap negara dengan kekuasaan yang dapat melakukan semua hal sesuai dengan keinginannnya. Tepat pada dinasti pertama kekuasaannya Menes yang menjadi raja Mesir yang berhasil menyatukan Hulu dan Hilir Mesir, Sungai Nil diserahkan kepada publik dengan menggunakan saluan-saluran air. Disamping itu seluruh produksi berada dibawah penguasaan dan seluruh produksi barang dan jasa diberikan untuk kepentingan sang raja. Rajalah yang mendistribusikan dan membagi barang dan jasa dalam proporsi yang diinginkan oleh rakyat. Hal ini tidaklah sulit bagi raja yang telah memiliki suatu kekuasaan di daeah tersebut untuk menempatkan rakyat dalam kepatuhan Raja Mesir atau yang nantinya bernama Pharaoh dan dia mengaku dirinya sebagai Makhluk suci yang memegang kekuasan yang besar dan mencakupi semua kebutuhan rakyatnya dan ia mengubah dirinya menjadi tuhan. Para Pharaoh benar-benar percaya bahwa diri mereka adalah tuhan.</p>
<p>Kata-kata Pharaoh (Fir&#8217;aun) disebutkan dalam al Qur&#8217;an yang digunakan dalam percakapannya dengan Musa, hal ini membuktikan bahwa mereka percaya atas ketuhanan Pharaoh. Ia mencoba mengancam Musa dengan mengatakan ;&#8221; Sungguh jika kamu menyembah Tuhan selain aku, benar-benar aku akan menjadikan kamu salah seorang yang dipenjarakan&#8221;. ( QS Asy-Syu&#8217;ara 29), dan berkata Fir-aun kepada orang-orang di sekelilingnya ;&#8221; Hai Pembesar kaumku, aku tidak mengetahui tuhan bagimu selain aku&#8221;. (QS Al Qashas 38).</p>
<p>Ia mengatakan ini semua karena menganggap dirinya adalah tuhan.<br />
Kepercayaan Agama</p>
<p>Menurut Herodotus seorang ahli sejarah, Mesir kuno adalah umat yang paling beriman di dunia. Namun agama mereka bukanlah agama yang sejati, namun merupakan sebuah bentuk politheisme yang sesat. Dan mereka tidak bisa meningalkan agama sesat mereka karena mereka orang-orang yang sangat kolot (konservatif).</p>
<p>Bangsa Mesir kuno sangatlah dipengaruhi oleh lingkungan alam dimana mereka hidup. Keadaan alam Mesir menjaga negara tersebut terhadap serangan dari luar secara sempurna. Mesir dikelilingi oleh gurun pasir, pegunungan dan lautan disemua sisi. Serangan mungkin dilakukan terhadap negara tersebut hanya dengan kemungkinan dua jalan, namun mereka dapat dengan mudah mempertahankan diri. Bangsa Mesir menjadi terisolasi dari dunia luar berkat faktor-faktor alam ini. Namun dengan sifat fanatik yang berlebihan sehingga bangsa Mesir memperoeh cara berpikir yang membelenggu mereka terhdap perkembangan dan hal-hal yang baru dan mereka sangatlah kolot terhadap agama mereka. Agama nenek moyang mereka yang disebutkan berkali-kali dalam Al Qur&#8217;an menjadi nilai yang paling penting bagi mereka.</p>
<p>Inilah sebabnya Fir&#8217;aun dan lingkungan dekatnya mengingkari Musa dan Harun ketika mengumumkan Agama Sejati dengan mengatakan ;</p>
<p>Mereka berkata; &#8220;Apakah kamu datang kepada kami untuk memalingkan kami dari apa yang kami dapati nenek moyang kami mengerjakannya, dan supaya kamu berdua mempunyai kekuasaan di muka bumi?, kami tidak akan mempercayai kamu berdua&#8221;.(QS. Yunus: 78)</p>
<p>Agama/kepecayaan dari bangsa Mesir kuno dibagi ke dalam cabang-cabang, yang paling utama menjadi agama resmi negara adalah kepercayaan terhadap orang-orang dan adanya kehidupan setelah kematian.</p>
<p>Menurut agama resmi negara, Fir&#8217;aun (Pharaoh) adalah mahkluk suci, dia adalah pengejawantahan dari tuhan-tuhan mereka di muka bumi dan tujuannya adalah untuk menyelenggarakan keadilan dan melindungi mereka di dunia.</p>
<p>Kepercayaan yang berkembang luas dikalangan masyarakat sangatlah rumit dan unsur-unsur yang berbenturan dengan kepercayaan resmi negara ditekan oleh pemerintahan Fir&#8217;aun. Pada dasarnya mereka percaya kepada banyak tuhan dan tuhan ini biasanya digambarkan memiliki kepala binatang dengan tubuh manusia.</p>
<p>Kehidupan setelah mati merupakan bagian terpenting dalam kepercayaan bangsa Mesir. Mereka percaya bahwa roh akan terus hidup setelah jasad mati. Sesuai dengan hal ini roh-roh dari orang mati dibawa oleh malaikat-malaikat tersebut kepada tuhan sebagai hakim dan 4 saksi hakim lainnya, sebuah skala derajat tersusun dipertengahan dan jantung dari ruh/jiwa ditimbang dalam skala ini. Bagi mereka yang mati dengan timbangan kebaikan lebih banyak hidup dalam keadaan penuh dengan keindahan dan hidup dalam kebahagiaan, bagi mereka yang timbangannya lebih berat dengan kejahaan dikirim ke satu tempat dimana mereka mendapatkan siksaan yang berat. Disana mereka disiksa dalam keabadian oleh sebuah makhluk aneh yang disebut dengan &#8220;Pemakan Kematian&#8221;.</p>
<p>Kepercayaan bangsa Mesir terhadap kehidupan di hari kemudian jelas-jelas menunjuukan paralelisme (kesamaan padangan) dengan kepercayaan monotheistik dan agama sejati (yang benar). Dan perintah-perintah suci telah mencapai peradaban Mesir kuno, namun agama ini kemudian diselewengkan dari monotheisme berubah menjadi Pholytheisme. Seperti telah diketahui bahwa para pemberi peringatan menyerukan orang-orang untuk meng-Esakan Allah dan memerintahkan mereka untuk menjadi hamba-Nya, diutus di Mesir dari masa ke masa sebagaimana mererka diutus untuk seluruh penduduk dunia pada satu waktu atau waktu yang lain. Salah satunya adalah Nabi Yusuf yang kehidupannya secara terperinci diceritakan dalam Al Qur&#8217;an. Sejarah Nabi Yusuf adalah sangat penting karena terdapat kehadiran anak-anak Israel di Mesir dan bagaimana mereka menatap disana. </p>
<p>Sebaliknya dalam sejarah terdapat keterangan yang menyatakan bahwa banyak orang Mesir yang menyerukan orang-orang terhadap kepercayaan -kepercayaan Monotheistik bahkan sebelum nabi Musa sekalipun, salah satu dari mereka adalah Pharaoh(Fir&#8217;aun) yang paling penting dalam sejarah Mesir, dia adalah Amenhotep IV.</p>
<p>Fir&#8217;aun Amenhotep IV Yang Monotheistik</p>
<p>Fir&#8217;aun-fir&#8217;aun Mesir pada umumnya bersifat brutal, menindas, suka berperang dan orang-orang yang bengis. Secara umum menereka mengadopsi agama politheisme Mesir dan mendewa-dewakan diri mereka sendiri melalui agama ini.</p>
<p>Namun terdapat seorang Fir&#8217;aun dalam sejarah Mesir yang sangat-sangat berbeda dengan yang lainnya. Fir&#8217;aun ini mempertahankan kepercayan terhadap sang pencipta Yang Tunggal dan karenanya ia mendapakan perlawanan yang sangat kuat dari para pendeta Amon, yang mereka itu mendapatkan keuntungan dari agama politheisme dan dengan beberapa prajurit yang membantu mereka, sehingga akhirnya Fir&#8217;aun itu terbunuh. Fir&#8217;aun ini adalah Amenhotep IV yang mulai berkuasa di abad XIV SM. </p>
<p>Ketika Fir&#8217;aun Amenhotep IV dinobatkan sebagai raja pada 1375 SM, ia menjumpai kekolotan (konservatisme) dan tradisionalisme yang telah berlangsung selama berabad-abad, sehingga susunan masyarakat dalam hubungannya dengan istana kerajaan terus berlanjut tanpa adanya perubahan. Masyarakat menutup pintu rapat-rapat terhadap peristiwa dari luar dan kemajuan agama. Konservatisme yang sangat keras ini juga dikatakan oleh para pengembara Yunani kuno sebagai diakibatkan oleh kondisi geografis alam Mesir seperti disebutkan diatas.</p>
<p>Sesuai dengan ketentuan Fir&#8217;aun, agama resmi menuntut kepercayaan yang tidak terbatas dalam segala hal yang lama dan tradisional. Namun Amenhotep IV tidak menyetujui agama resmi tersebut. Ahli sejarah Ernst Gombrich menulis :</p>
<p>Amenhotep IV melakukan banyak perubahan terhadap banyak kebiasaan yang disucikan oleh tradisi tua dan tidak ingin untuk melakukan penyembahan terhadap tuhan yang berbentuk dalam berbagai simbol yang aneh dari kaumnya. Baginya hanya satu Tuhan yang perkasa yaitu Aton, yang disembahnya dan yang diejawantahkannya dalam bentuk matahari Ia menyebut dirinya setelah tuhannya, sebagai Akhenaton, dan ia memindahkan istananya menjauh dari jangkauan para pendeta dari tuhan-tuhan yang lain ke suatu tempat yang sekarang disebut dengan El-Amarna .2</p>
<p>Setelah kematian ayahnya, Amenhotep IV muda mendapatkan tekanan yang hebat. Tekanan ini disebabkan oleh kenyataan bahwa ia membangun sebuah agama yang berdasarkan paham monotheisme dengan mengubah agama tradisional politheisme Mesir dan memcoba untuk melakukan perubahan-perubabahan yang radikal dalam berbagai bidang. Namun para pemimpin Thebes tidak memperbolehkannya untuk menyampaikan pesan dari agama ini. Amenhotep IV dan orang-orangnya kemudian berpindah dari kota Thebes dan bermukim di Tell-El-Amarna. Disini mereka membangun sebuah kota baru yang modern yang dinamakan &#8220;Akh-et-aton&#8221;. Amenhotep IV mengubah namanya yang berarti &#8220;kesenangan/kesayangan dari sang Amon&#8221; menjadi Akh-en-aton yang berarti &#8220;Tunduk kepada sang Aton&#8221;. Amon adalah nama yang diberikan untuk patung (totem) yang terbesar dalam kepercayaan politheisme bangsa Mesir. Menururt Amenhotep IV, Aton adalah &#8220;pencipta dari surga dan dunia&#8221;, penyamaan nama sebutannya untuk Allah. </p>
<p>Merasa terganggu dengan perkembangan ini, maka para pendeta Amon ingin merenggut kekuatan Akhenaton dengan menciptakan krisis ekonomu di negaranya. Akhenaton akhirnya terbunuh dengan cara diracun oleh para komplotan yang ingnin menghancurkannya. Para Fir&#8217;aun berikutnya merasa khawatir dan merekapun tenggelam dalam pelukan pengaruh para pendea tersebut.</p>
<p>Setelah Akhenaton, muncullah Fir&#8217;aun yang berkuasa dengan kekuatan militer. Hal ini sekali lagi mengakibatkan tradisi lama politheisme menjadi berkembang luas dan adanya usaha untuk kembali ke masa lalu. Beberapa abad kemudian, Ramses II yang berkuasa paling lama dalam sejarah Mesir diangkat menjadi raja. Menurut banyak ahli sejarah, Ramses II adalah Fir&#8217;aun yang menyiksa Bani Israel dan berperang terhadap Nabi Musa . 3</p>
Posted in sejarah  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/elangrock.wordpress.com/415/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/elangrock.wordpress.com/415/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/elangrock.wordpress.com/415/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/elangrock.wordpress.com/415/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/elangrock.wordpress.com/415/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/elangrock.wordpress.com/415/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/elangrock.wordpress.com/415/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/elangrock.wordpress.com/415/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/elangrock.wordpress.com/415/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/elangrock.wordpress.com/415/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=elangrock.wordpress.com&blog=4948792&post=415&subd=elangrock&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/firaun-yang-ditenggelamkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/19aa6635c445ba2ed18b58ec046bbb7a?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">elangrock</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sejarah Ringkas Kerajaan Majapahit</title>
		<link>http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/sejarah-ringkas-kerajaan-majapahit/</link>
		<comments>http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/sejarah-ringkas-kerajaan-majapahit/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2008 04:39:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elangrock</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://elangrock.wordpress.com/?p=413</guid>
		<description><![CDATA[Setelah raja Śri Kĕrtānegara gugur, kerajaan Singhasāri berada di bawah kekuasaan raja Jayakatwang dari Kadiri. Salah satu keturunan penguasa Singhasāri, yaitu Raden Wijaya, kemudian berusaha merebut kembali kekuasaan nenek moyangnya. Ia adalah keturunan Ken Angrok, raja Singhāsāri pertama dan anak dari Dyah Lěmbu Tal. Ia juga dikenal dengan nama lain, yaitu Nararyya Sanggramawijaya. Menurut sumber [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=elangrock.wordpress.com&blog=4948792&post=413&subd=elangrock&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Setelah raja Śri Kĕrtānegara gugur, kerajaan Singhasāri berada di bawah kekuasaan raja Jayakatwang dari Kadiri. Salah satu keturunan penguasa Singhasāri, yaitu Raden Wijaya, kemudian berusaha merebut kembali kekuasaan nenek moyangnya. Ia adalah keturunan Ken Angrok, raja Singhāsāri pertama dan anak dari Dyah Lěmbu Tal. Ia juga dikenal dengan nama lain, yaitu Nararyya Sanggramawijaya. Menurut sumber sejarah, Raden Wijaya sebenarnya adalah mantu Kĕrtanāgara yang masih terhitung keponakan. Kitab Pararaton menyebutkan bahwa ia mengawini dua anak sang raja sekaligus, tetapi kitab Nāgarakertāgama menyebutkan bukannya dua melainkan keempat anak perempuan Kěrtanāgara dinikahinya semua. Pada waktu Jayakatwang menyerang Singhasāri, Raden Wijaya diperintahkan untuk mempertahankan ibukota di arah utara. Kekalahan yang diderita Singhasāri menyebabkan Raden Wijaya mencari perlindungan ke sebuah desa bernama Kudadu, lelah dikejar-kejar musuh dengan sisa pasukan tinggal duabelas orang. Berkat pertolongan Kepala Desa Kudadu, rombongan Raden Wijaya dapat menyeberang laut ke Madura dan di sana memperoleh perlindungan dari Aryya Wiraraja, seorang bupati di pulau ini. Berkat bantuan Aryya Wiraraja, Raden Wijaya kemudian dapat kembali ke Jawa dan diterima oleh raja Jayakatwang. Tidak lama kemudian ia diberi sebuah daerah di hutan Těrik untuk dibuka menjadi desa, dengan dalih untuk mengantisipasi serangan musuh dari arah utara sungai Brantas. Berkat bantuan Aryya Wiraraja ia kemudian mendirikan desa baru yang diberi nama Majapahit. Di desa inilah Raden Wijaya kemudian memimpin dan menghimpun kekuatan, khususnya rakyat yang loyal terhadap almarhum Kertanegara yang berasal dari daerah Daha dan Tumapel. Aryya Wiraraja sendiri menyiapkan pasukannya di Madura untuk membantu Raden Wijaya bila saatnya diperlukan. Rupaya ia pun kurang menyukai raja Jayakatwang.</p>
<p>Tidak terduga sebelumnya bahwa pada tahun 1293 Jawa kedatangan pasukan dari Cina yang diutus oleh Kubhilai Khan untuk menghukum Singhasāri atas penghinaan yang pernah diterima utusannya pada tahun 1289. Pasukan berjumlah besar ini setelah berhenti di Pulau Belitung untuk beberapa bulan dan kemudian memasuki Jawa melalui sungai Brantas langsung menuju ke Daha. Kedatangan ini diketahui oleh Raden Wijaya, ia meminta izin untuk bergabung dengan pasukan Cina yang diterima dengan sukacita. Serbuan ke Daha dilakukan dari darat maupun sungai yang berjalan sengit sepanjang pagi hingga siang hari. Gabungan pasukan Cina dan Raden Wijaya berhasil membinasakan 5.000 tentara Daha. Dengan kekuatan yang tinggal setengah, Jayakatwang mundur untuk berlindung di dalam benteng. Sore hari, menyadari bahwa ia tidak mungkin mempertahankan lagi Daha, Jayakatwang keluar dari benteng dan menyerahkan diri untuk kemudian ditawan oleh pasukan Cina.</p>
<p>Dengan dikawal dua perwira dan 200 pasukan Cina, Raden Wijaya minta izin kembali ke Majapahit untuk menyiapkan upeti bagi kaisar Khubilai Khan. Namun dengan menggunakan tipu muslihat kedua perwira dan para pengawalnya berhasil dibinasakan oleh Raden Wijaya. Bahkan ia berbalik memimpin pasukan Majapahit menyerbu pasukan Cina yang masih tersisa yang tidak menyadari bahwa Raden Wijaya akan bertindak demikian. Tiga ribu anggota pasukan kerajaan Yuan dari Cina ini dapat dibinasakan oleh pasukan Majapahit, selebihnya melarikan dari keluar Jawa dengan meninggalkan banyak korban. Akhirnya cita-cita Raden Wijaya untuk menjatuhkan Daha dan membalas sakit hatinya kepada Jayakatwang dapat diwujudkan dengan memanfaatkan tentara asing. Ia kemudian memproklamasikan berdirinya sebuah kerajaan baru yang dinamakan Majapahit. Pada tahun 1215 Raden Wijaya dinobatkan sebagai raja pertama dengan gelar Śri Kĕrtarājasa Jayawardhana. Keempat anak Kertanegara dijadikan permaisuri dengan gelar Śri Parameśwari Dyah Dewi Tribhūwaneśwari, Śri Mahādewi Dyah Dewi Narendraduhitā, Śri Jayendradewi Dyah Dewi Prajnyāparamitā, dan Śri Rājendradewi Dyah Dewi Gayatri. Dari Tribhūwaneśwari ia memperoleh seorang anak laki bernama Jayanagara sebagai putera mahkota yang memerintah di Kadiri. Dari Gayatri ia memperoleh dua anak perempuan, Tribhūwanottunggadewi Jayawisnuwardhani yang berkedudukan di Jiwana (Kahuripan) dan Rājadewi Mahārājasa di Daha. Raden Wijaya masih menikah dengan seorang isteri lagi, kali ini berasal dari Jambi di Sumatera bernama Dara Petak dan memiliki anak darinya yang diberi nama Kalagěmět. Seorang perempuan lain yang juga datang bersama Dara Petak yaitu Dara Jingga, diperisteri oleh kerabat raja bergelar &#8216;dewa&#8217; dan memiliki anak bernama Tuhan Janaka, yang dikemudian hari lebih dikenal sebagai Adhityawarman, raja kerajaan Malayu di Sumatera. Kedatangan kedua orang perempuan dari Jambi ini adalah hasil diplomasi persahabatan yaang dilakukan oleh Kěrtanāgara kepada raja Malayu di Jambi untuk bersama-sama membendung pengaruh Kubhilai Khan. Atas dasar rasa persahabatan inilah raja Malayu, Śrimat Tribhūwanarāja Mauliwarmadewa, mengirimkan dua kerabatnya untuk dinikahkan dengan raja Singhasāri. Dari catatan sejarah diketahui bahwa Dara Jingga tidak betah tinggal di Majapahit dan akhirnya pulang kembali ke kampung halamannya.</p>
<p>Raden Wijaya wafat pada tahun 1309 digantikan oleh Jayanāgara. Seperti pada masa akhir pemerintahan ayahnya, masa pemerintahan raja Jayanāgara banyak dirongrong oleh pemberontakan orang-orang yang sebelumnya membantu Raden Wijaya mendirikan kerajaan Majapahit. Perebutan pengaruh dan penghianatan menyebabkan banyak pahlawan yang berjasa besar akhirnya dicap sebagai musuh kerajaan. Pada mulanya Jayanāgara juga terpengaruh oleh hasutan Mahāpati yang menjadi biang keladi perselisihan tersebut, namun kemudian ia menyadari kesalahan ini dan memerintahkan pengawalnya untuk menghukum mati orang kepercayaannya itu. Dalam situasi yang demikian muncul seorang prajurit yang cerdas dan gagah berani bernama Gajah Mada. Ia muncul sebagai tokoh yang berhasil mamadamkan pemberontakan Kuti, padahal kedudukannya pada waktu itu hanya berstatus sebagai pengawal raja (běkěl bhayangkāri). Kemahirannya mengatur siasat dan berdiplomasi dikemudian hari akan membawa Gajah Mada pada posisi yang sangat tinggi di jajaran pemerintahan kerajaan Majapahit, yaitu sebagai Mahamantri kerajaan.</p>
<p>Pada masa Jayanāgara hubungan dengan Cina kembali pulih. Perdagangan antara kedua negara meningkat dan banyak orang Cina yang menetap di Majapahit. Jayanāgara memerintah sekitar 11 tahun, pada tahun 1328 ia dibunuh oleh tabibnya yang bernama Tanca karena berbuat serong dengan isterinya. Tanca kemudian dihukum mati oleh Gajah Mada.</p>
<p>Karena tidak memiliki putera, tampuk pimpinan Majapahit akhirnya diambil alih oleh adik perempuan Jayanāgara bernama Jayawisnuwarddhani, atau dikenal sebagai Bhre Kahuripan sesuai dengan wilayah yang diperintah olehnya sebelum menjadi ratu. Namun pemberontakan di dalam negeri yang terus berlangsung menyebabkan Majapahit selalu dalam keadaan berperang. Salah satunya adalah pemberontakan Sadĕng dan Keta tahun 1331 memunculkan kembali nama Gajah Mada ke permukaan. Keduanya dapat dipadamkan dengan kemenangan mutlak pada pihak Majapahit. Setelah persitiwa ini, Mahapatih Gajah Mada mengucapkan sumpahnya yang terkenal, bahwa ia tidak akan amukti palapa sebelum menundukkan daerah-daerah di Nusantara, seperti Gurun (di Kalimantan), Seran (?), Tanjungpura (Kalimantan), Haru (Maluku?), Pahang (Malaysia), Dompo (Sumbawa), Bali, Sunda (Jawa Barat), Palembang (Sumatera), dan Tumasik (Singapura). Untuk membuktikan sumpahnya, pada tahun 1343 Bali berhasil ia ditundukan.</p>
<p>Ratu Jayawisnuwaddhani memerintah cukup lama, 22 tahun sebelum mengundurkan diri dan digantikan oleh anaknya yang bernama Hayam wuruk dari perkawinannya dengan Cakradhara, penguasa wilayah Singhāsari. Hayam Wuruk dinobatkan sebagai raja tahun 1350 dengan gelar Śri Rajasanāgara. Gajah Mada tetap mengabdi sebagai Patih Hamangkubhūmi (mahāpatih) yang sudah diperolehnya ketika mengabdi kepada ibunda sang raja. Di masa pemerintahan Hayam Wuruk inilah Majapahit mencapai puncak kebesarannya. Ambisi Gajah Mada untuk menundukkan nusantara mencapai hasilnya di masa ini sehingga pengaruh kekuasaan Majapahit dirasakan sampai ke Semenanjung Malaysia, Sumatera, Kalimantan, Maluku, hingga Papua. Tetapi Jawa Barat baru dapat ditaklukkan pada tahun 1357 melalui sebuah peperangan yang dikenal dengan peristiwa Bubat, yaitu ketika rencana pernikahan antara Dyah Pitalokā, puteri raja Pajajaran, dengan Hayam Wuruk berubah menjadi peperangan terbuka di lapangan Bubat, yaitu sebuah lapangan di ibukota kerajaan yang menjadi lokasi perkemahan rombongan kerajaan tersebut. Akibat peperangan itu Dyah Pitalokā bunuh diri yang menyebabkan perkawinan politik dua kerajaan di Pulau Jawa ini gagal. Dalam kitab Pararaton disebutkan bahwa setelah peristiwa itu Hayam Wuruk menyelenggarakan upacara besar untuk menghormati orang-orang Sunda yang tewas dalam peristiwa tersebut. Perlu dicatat bawa pada waktu yang bersamaan sebenarnya kerajaan Majapahit juga tengah melakukan eskpedisi ke Dompo (Padompo) dipimpin oleh seorang petinggi bernama Nala.</p>
<p>Setelah peristiwa Bubat, Mahāpatih Gajah Mada mengundurkan diri dari jabatannya karena usia lanjut, sedangkan Hayam Wuruk akhirnya menikah dengan sepupunya sendiri bernama Pāduka Śori, anak dari Bhre Wĕngkĕr yang masih terhitung bibinya. </p>
<p>Di bawah kekuasaan Hayam Wuruk kerajaan Majapahit menjadi sebuah kerajaan besar yang kuat, baik di bidang ekonomi maupun politik. Hayam Wuruk memerintahkan pembuatan bendungan-bendungan dan saluran-saluran air untuk kepentingan irigasi dan mengendalikan banjir. Sejumlah pelabuhan sungai pun dibuat untuk memudahkan transportasi dan bongkar muat barang. Empat belas tahun setelah ia memerintah, Mahāpatih Gajah Mada meninggal dunia di tahun 1364. Jabatan patih Hamangkubhūmi tidak terisi selama tiga tahun sebelum akhirnya Gajah Enggon ditunjuk Hayam Wuruk mengisi jabatan itu. Sayangnya tidak banyak informasi tentang Gajah Enggon di dalam prasasti atau pun naskah-naskah masa Majapahit yang dapat mengungkap sepak terjangnya.</p>
<p>Raja Hayam Wuruk wafat tahun 1389. Menantu yang sekaligus merupakan keponakannya sendiri yang bernama Wikramawarddhana naik tahta sebagai raja, justru bukan Kusumawarddhani yang merupakan garis keturunan langsung dari Hayam Wuruk. Ia memerintah selama duabelas tahun sebelum mengundurkan diri sebagai pendeta. Sebelum turun tahta ia menujuk puterinya, Suhita menjadi ratu. Hal ini tidak disetujui oleh Bhre Wirabhūmi, anak Hayam Wuruk dari seorang selir yang menghendaki tahta itu dari keponakannya. Perebutan kekuasaan ini membuahkan sebuah perang saudara yang dikenal dengan Perang Parěgrěg. Bhre Wirabhumi yang semula memperoleh kemenanggan akhirnya harus melarikan diri setelah Bhre Tumapĕl ikut campur membantu pihak Suhita. Bhre Wirabhūmi kalah bahkan akhirnya terbunuh oleh Raden Gajah. Perselisihan keluarga ini membawa dendam yang tidak berkesudahan. Beberapa tahun setelah terbunuhnya Bhre Wirabhūmi kini giliran Raden Gajah yang dihukum mati karena dianggap bersalah membunuh bangsawan tersebut.</p>
<p>Suhita wafat tahun 1477, dan karena tidak mempunyai anak maka kedudukannya digantikan oleh adiknya, Bhre Tumapĕl Dyah Kĕrtawijaya. Tidak lama ia memerintah digantikan oleh Bhre Pamotan bergelar Śri Rājasawardhana yang juga hanya tiga tahun memegang tampuk pemerintahan. Bahkan antara tahun 1453-1456 kerajaan Majapahit tidak memiliki seorang raja pun karena pertentangan di dalam keluarga yang semakin meruncing. Situasi sedikit mereda ketika Dyah Sūryawikrama Giriśawardhana naik tahta. Ia pun tidak lama memegang kendali kerajaan karena setelah itu perebutan kekuasaan kembali berkecambuk. Demikianlah kekuasaan silih berganti beberapa kali dari tahun 1466 sampai menjelang tahun 1500. Berita-berita Cina, Italia, dan Portugis masih menyebutkan nama Majapahit di tahun 1499 tanpa menyebutkan nama rajanya. Semakin meluasnya pengaruh kerajaan kecil Demak di pesisir utara Jawa yang menganut agama Islam, merupakan salah satu penyebab runtuhnya kerajaan Majapahit. Tahun 1522 Majapahit tidak lagi disebut sebagai sebuah kerajaan melainkan hanya sebuah kota. Pemerintahan di Pulau Jawa telah beralih ke Demak di bawah kekuasaan Adipati Unus, anak Raden Patah, pendiri kerajaan Demak yang masih keturunan Bhre Kertabhūmi. Ia menghancurkan Majapahit karena ingin membalas sakit hati neneknya yang pernah dikalahkan raja Girindrawarddhana Dyah Ranawijaya. Demikianlah maka pada tahun 1478 hancurlah Majapahit sebagai sebuah kerajaan penguasa nusantara dan berubah satusnya sebagai daerah taklukan raja Demak. Berakhir pula rangkaian penguasaan raja-raja Hindu di Jawa Timur yang dimulai oleh Keng Angrok saat mendirikan kerajaan Singhāsari, digantikan oleh sebuah bentuk kerajaan baru bercorak agama Islam. </p>
<p>Ironisnya, pertikaian keluarga dan dendam yang berkelanjutan menyebabkan ambruknya kerajaan ini, bukan disebabkan oleh serbuan dari bangsa lain yang menduduki Pulau Jawa.</p>
<p>(Disarikan dari Sejarah Nasional Indonesia Jilid II, 1984, halaman 420-445, terbitan PP Balai Pustaka, Jakarta)</p>
Posted in sejarah  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/elangrock.wordpress.com/413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/elangrock.wordpress.com/413/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/elangrock.wordpress.com/413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/elangrock.wordpress.com/413/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/elangrock.wordpress.com/413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/elangrock.wordpress.com/413/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/elangrock.wordpress.com/413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/elangrock.wordpress.com/413/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/elangrock.wordpress.com/413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/elangrock.wordpress.com/413/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=elangrock.wordpress.com&blog=4948792&post=413&subd=elangrock&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/sejarah-ringkas-kerajaan-majapahit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/19aa6635c445ba2ed18b58ec046bbb7a?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">elangrock</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pembangunan Sumur Zamzam</title>
		<link>http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/pembangunan-sumur-zamzam/</link>
		<comments>http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/pembangunan-sumur-zamzam/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2008 04:23:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elangrock</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://elangrock.wordpress.com/?p=411</guid>
		<description><![CDATA[Hajar, ibunda Nabi Ismail adalah wanita yang pertama memakai minthaq (ikat pinggang berekor). Beliau memakainya dengan tujuan untuk menghilangkan jejaknya dari Sarah. Nabi Ibrahim membawa Hajar dan anaknya, Ismail yang masih dalam usia menyusu ke tempat yang agak tinggi di pinggir mesjid dekat Baitullah persisnya di atas Zamzam. Ketika itu di Mekah belum ada orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=elangrock.wordpress.com&blog=4948792&post=411&subd=elangrock&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Hajar, ibunda Nabi Ismail adalah wanita yang pertama memakai minthaq (ikat pinggang berekor). Beliau memakainya dengan tujuan untuk menghilangkan jejaknya dari Sarah. Nabi Ibrahim membawa Hajar dan anaknya, Ismail yang masih dalam usia menyusu ke tempat yang agak tinggi di pinggir mesjid dekat Baitullah persisnya di atas Zamzam. Ketika itu di Mekah belum ada orang dan tidak ada air. Ibrahim menempatkan mereka berdua di sana dan meninggalkan sekantong kurma dan sekantong air untuk mereka. Nabi Ibrahim pergi meninggalkan mereka berdua. Tiba-tiba Hajar mengikutinya dan berkata, &#8220;Mau ke manakah engkau wahai Ibrahim? Kau tinggalkan kami di lembah yang tidak ada manusia dan tidak ada sesuatupun?&#8221; Pertanyaan itu terus diulang-ulang, tapi Ibrahim tidak menoleh dan tidak pula menjawab. Lalu Hajar bertanya, &#8220;Apakah Allah yang menyuruhmu berbuat demikian?&#8221; Ibrahim menjawab, &#8220;Ya.&#8221; Hajar berkata, &#8220;Kalau memang begitu kami tidak keberatan.&#8221;<br />
Kemudian Hajar kembali dan Ibrahim meneruskan langkahnya, sampai di atas bukit, di mana keluarganya tidak dapat melihatnya lagi, beliau menghadap ke arah Baitullah, lalu mengangkat kedua tangannya seraya berdoa, &#8220;Ya Tuhan kami! Sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah-Mu (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami! semoga saja mereka tetap mendirikan salat, jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan berilah mereka rezki dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.&#8221;<br />
Ibunda Ismail minum dari kantong air untuk menyusukan anaknya, sampai suatu ketika air itupun habis dan anaknya kehausan. Dia melihat anaknya dengan penuh cemas, lalu dia pergi meninggalkannya karena tidak tega melihatnya kehausan. Dia pergi menuju bukit terdekat, yaitu bukit Safa lalu berdiri di atasnya dan memandang ke arah lembah di sekelilingnya apakah ada orang? Ternyata tidak ada. Dia turun melewati lembah sampai ke bukit Marwah, dia berdiri di atasnya dan memandang apakah ada orang? Ternyata tidak ada. Dia melakukan demikian sebanyak tujuh kali.<br />
Ketika berada di atas bukit Marwah dia mendengar ada suara, dia berkata kepada dirinya sendiri, &#8220;Diam!&#8221; Setelah diperhatikannya betul-betul ternyata memang dia mendengar suara, kemudian dia berkata, &#8220;Aku telah mendengar, apakah di sana ada air?&#8221; Tiba-tiba dia melihat ada seorang malaikat dekat sumur Zamzam. Dia mengorek-orek tanah sampai tampak ada air yang bersumber dari bawah, lalu ia menciduk dengan tangannya dan dimasukkan ke dalam tempat air, setelah diciduk air tersebut justru malah memancar. Dia minum air tersebut dan menyusukan putranya, Ismail, lalu malaikat tersebut berkata kepadanya, &#8220;Jangan takut terlantar, sesungguhnya di sinilah Baitullah yang akan dibangun oleh anak ini (Ismail) bersama ayahnya, dan sesungguhnya Allah tidak akan menerlantarkan kekasihnya.&#8221; Tidak lama kemudian datanglah orang-orang dan mereka turun di lembah Makkah, mereka melihat burung yang menjijikkan dan mereka berkata, &#8220;Burung ini berputar-putar di sekitar air, kami yakin di lembah ini ada air,&#8221; lalu mereka mengirim utusan, ternyata mereka mendapatkan air, mereka kembali dan memberitahukan kepada orang-orang yang mengutus mereka tentang adanya air, maka merekapun mendatanginya, dan meminta izin dari Ummu Ismail bahwa mereka akan mampir ke sana, diapun mempersilahkan dengan syarat bahwa mereka tidak berhak memiliki (sumber) air tersebut, merekapun setuju.</p>
<p>Penemuan Kembali Zamzam<br />
Ketika Abdul Mutalib sedang tidur di Hijir Ismail, dia mendengar suara menyuruhnya menggali tanah. Dia bertanya, &#8220;Tanah yang mana?&#8221; Keesokan harinya ketika dia tidur di tempat yang sama dia mendengar lagi suara yang sama menyuruhnya menggali madhnuunah (yang berharga). Dia bertanya, &#8220;Benda berharga yang mana?&#8221; Lalu dia pergi, dan keesokan harinya ketika dia tidur di tempat yang sama di Hijir Ismail dia mendengar lagi suara yang sama menyuruhnya menggali thayibah (yang baik). Dia bertanya, &#8221; Benda yang baik yang mana?&#8221; Akhirnya pada hari yang keempat dikatakan kepadanya, &#8220;Galilah Zamzam!&#8221; Dia bertanya, &#8220;Apa itu Zamzam?&#8221; Dijawab, &#8221; Air yang tidak kering dan tidak meluap &#8221; Setelah itu Abdul Mutalib diberitahu tempatnya lalu dia bangun dan menggali tempat yang diberitahukan itu. Orang-orang Quraisy bertanya kepadanya, &#8220;Apa yang kamu kerjakan ini hai Abdul Mutalib?&#8221; Dia menjawab, &#8220;Aku diperintahkan menggali Zamzam.&#8221; Setelah dia dan orang-orang Qurasiy melihat sebentuk rusa, merekapun yakin bahwa pekerjaan yang dilakukan oleh Abdul Mutalib itu benar. Abdul Mutalib terus menggali hingga ketemu dua patung rusa yang terbuat dari emas, keduanya adalah rusa emas yang pernah dipendam oleh warga suku Jurhum ketika mereka diusir dari Mekah. Inilah sumur Ismail bin Ibrahim as. Dengan digalinya sumur Zamzam ini, sesuai yang ditunjukkan oleh Allah, maka wibawa Abdul Mutalib di mata kaumnyapun bertambah.</p>
Posted in sejarah  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/elangrock.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/elangrock.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/elangrock.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/elangrock.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/elangrock.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/elangrock.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/elangrock.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/elangrock.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/elangrock.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/elangrock.wordpress.com/411/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=elangrock.wordpress.com&blog=4948792&post=411&subd=elangrock&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/pembangunan-sumur-zamzam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/19aa6635c445ba2ed18b58ec046bbb7a?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">elangrock</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SEJARAH ISLAM DI INDONESIA</title>
		<link>http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/sejarah-islam-di-indonesia/</link>
		<comments>http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/sejarah-islam-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2008 04:21:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elangrock</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/sejarah-islam-di-indonesia/</guid>
		<description><![CDATA[Pada tahun 30 Hijri atau 651 Masehi, hanya berselang sekitar 20 tahun dari wafatnya Rasulullah SAW, Khalifah Utsman ibn Affan RA mengirim delegasi ke Cina untuk memperkenalkan Daulah Islam yang belum lama berdiri. Dalam perjalanan yang memakan waktu empat tahun ini, para utusan Utsman ternyata sempat singgah di Kepulauan Nusantara. Beberapa tahun kemudian, tepatnya tahun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=elangrock.wordpress.com&blog=4948792&post=410&subd=elangrock&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Pada tahun 30 Hijri atau 651 Masehi, hanya berselang sekitar 20 tahun dari wafatnya Rasulullah SAW, Khalifah Utsman ibn Affan RA mengirim delegasi ke Cina untuk memperkenalkan Daulah Islam yang belum lama berdiri. Dalam perjalanan yang memakan waktu empat tahun ini, para utusan Utsman ternyata sempat singgah di Kepulauan Nusantara. Beberapa tahun kemudian, tepatnya tahun 674 M, Dinasti Umayyah telah mendirikan pangkalan dagang di pantai barat Sumatera. Inilah perkenalan pertama penduduk Indonesia dengan Islam. Sejak itu para pelaut dan pedagang Muslim terus berdatangan, abad demi abad. Mereka membeli hasil bumi dari negeri nan hijau ini sambil berdakwah.</p>
<p>Lambat laun penduduk pribumi mulai memeluk Islam meskipun belum secara besar-besaran. Aceh, daerah paling barat dari Kepulauan Nusantara, adalah yang pertama sekali menerima agama Islam. Bahkan di Acehlah kerajaan Islam pertama di Indonesia berdiri, yakni Pasai. Berita dari Marcopolo menyebutkan bahwa pada saat persinggahannya di Pasai tahun 692 H / 1292 M, telah banyak orang Arab yang menyebarkan Islam. Begitu pula berita dari Ibnu Battuthah, pengembara Muslim dari Maghribi., yang ketika singgah di Aceh tahun 746 H / 1345 M menuliskan bahwa di Aceh telah tersebar mazhab Syafi&#8217;i. Adapun peninggalan tertua dari kaum Muslimin yang ditemukan di Indonesia terdapat di Gresik, Jawa Timur. Berupa komplek makam Islam, yang salah satu diantaranya adalah makam seorang Muslimah bernama Fathimah binti Maimun. Pada makamnya tertulis angka tahun 475 H / 1082 M, yaitu pada jaman Kerajaan Singasari. Diperkirakan makam-makam ini bukan dari penduduk asli, melainkan makam para pedagang Arab.</p>
<p>Sampai dengan abad ke-8 H / 14 M, belum ada pengislaman penduduk pribumi Nusantara secara besar-besaran. Baru pada abad ke-9 H / 14 M, penduduk pribumi memeluk Islam secara massal. Para pakar sejarah berpendapat bahwa masuk Islamnya penduduk Nusantara secara besar-besaran pada abad tersebut disebabkan saat itu kaum Muslimin sudah memiliki kekuatan politik yang berarti. Yaitu ditandai dengan berdirinya beberapa kerajaan bercorak Islam seperti Kerajaan Aceh Darussalam, Malaka, Demak, Cirebon, serta Ternate. Para penguasa kerajaan-kerajaan ini berdarah campuran, keturunan raja-raja pribumi pra Islam dan para pendatang Arab. Pesatnya Islamisasi pada abad ke-14 dan 15 M antara lain juga disebabkan oleh surutnya kekuatan dan pengaruh kerajaan-kerajaan Hindu / Budha di Nusantara seperti Majapahit, Sriwijaya dan Sunda. Thomas Arnold dalam The Preaching of Islam mengatakan bahwa kedatangan Islam bukanlah sebagai penakluk seperti halnya bangsa Portugis dan Spanyol. Islam datang ke Asia Tenggara dengan jalan damai, tidak dengan pedang, tidak dengan merebut kekuasaan politik. Islam masuk ke Nusantara dengan cara yang benar-benar menunjukkannya sebagai rahmatan lil&#8217;alamin.</p>
<p>Dengan masuk Islamnya penduduk pribumi Nusantara dan terbentuknya pemerintahan-pemerintahan Islam di berbagai daerah kepulauan ini, perdagangan dengan kaum Muslimin dari pusat dunia Islam menjadi semakin erat. Orang Arab yang bermigrasi ke Nusantara juga semakin banyak. Yang terbesar diantaranya adalah berasal dari Hadramaut, Yaman. Dalam Tarikh Hadramaut, migrasi ini bahkan dikatakan sebagai yang terbesar sepanjang sejarah Hadramaut. Namun setelah bangsa-bangsa Eropa Nasrani berdatangan dan dengan rakusnya menguasai daerah-demi daerah di Nusantara, hubungan dengan pusat dunia Islam seakan terputus. Terutama di abad ke 17 dan 18 Masehi. Penyebabnya, selain karena kaum Muslimin Nusantara disibukkan oleh perlawanan menentang penjajahan, juga karena berbagai peraturan yang diciptakan oleh kaum kolonialis. Setiap kali para penjajah &#8211; terutama Belanda &#8211; menundukkan kerajaan Islam di Nusantara, mereka pasti menyodorkan perjanjian yang isinya melarang kerajaan tersebut berhubungan dagang dengan dunia luar kecuali melalui mereka. Maka terputuslah hubungan ummat Islam Nusantara dengan ummat Islam dari bangsa-bangsa lain yang telah terjalin beratus-ratus tahun. Keinginan kaum kolonialis untuk menjauhkan ummat Islam Nusantara dengan akarnya, juga terlihat dari kebijakan mereka yang mempersulit pembauran antara orang Arab dengan pribumi.</p>
<p>Semenjak awal datangnya bangsa Eropa pada akhir abad ke-15 Masehi ke kepulauan subur makmur ini, memang sudah terlihat sifat rakus mereka untuk menguasai. Apalagi mereka mendapati kenyataan bahwa penduduk kepulauan ini telah memeluk Islam, agama seteru mereka, sehingga semangat Perang Salib pun selalu dibawa-bawa setiap kali mereka menundukkan suatu daerah. Dalam memerangi Islam mereka bekerja sama dengan kerajaan-kerajaan pribumi yang masih menganut Hindu / Budha. Satu contoh, untuk memutuskan jalur pelayaran kaum Muslimin, maka setelah menguasai Malaka pada tahun 1511, Portugis menjalin kerjasama dengan Kerajaan Sunda Pajajaran untuk membangun sebuah pangkalan di Sunda Kelapa. Namun maksud Portugis ini gagal total setelah pasukan gabungan Islam dari sepanjang pesisir utara Pulau Jawa bahu membahu menggempur mereka pada tahun 1527 M. Pertempuran besar yang bersejarah ini dipimpin oleh seorang putra Aceh berdarah Arab Gujarat, yaitu Fadhilah Khan Al-Pasai, yang lebih terkenal dengan gelarnya, Fathahillah. Sebelum menjadi orang penting di tiga kerajaan Islam Jawa, yakni Demak, Cirebon dan Banten, Fathahillah sempat berguru di Makkah. Bahkan ikut mempertahankan Makkah dari serbuan Turki Utsmani.</p>
<p>Kedatangan kaum kolonialis di satu sisi telah membangkitkan semangat jihad kaum muslimin Nusantara, namun di sisi lain membuat pendalaman akidah Islam tidak merata. Hanya kalangan pesantren (madrasah) saja yang mendalami keislaman, itupun biasanya terbatas pada mazhab Syafi&#8217;i. Sedangkan pada kaum Muslimin kebanyakan, terjadi percampuran akidah dengan tradisi pra Islam. Kalangan priyayi yang dekat dengan Belanda malah sudah terjangkiti gaya hidup Eropa. Kondisi seperti ini setidaknya masih terjadi hingga sekarang. Terlepas dari hal ini, ulama-ulama Nusantara adalah orang-orang yang gigih menentang penjajahan. Meskipun banyak diantara mereka yang berasal dari kalangan tarekat, namun justru kalangan tarekat inilah yang sering bangkit melawan penjajah. Dan meski pada akhirnya setiap perlawanan ini berhasil ditumpas dengan taktik licik, namun sejarah telah mencatat jutaan syuhada Nusantara yang gugur pada berbagai pertempuran melawan Belanda. Sejak perlawanan kerajaan-kerajaan Islam di abad 16 dan 17 seperti Malaka (Malaysia), Sulu (Filipina), Pasai, Banten, Sunda Kelapa, Makassar, Ternate, hingga perlawanan para ulama di abad 18 seperti Perang Cirebon (Bagus rangin), Perang Jawa (Diponegoro), Perang Padri (Imam Bonjol), dan Perang Aceh (Teuku Umar).</p>
Posted in sejarah  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/elangrock.wordpress.com/410/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/elangrock.wordpress.com/410/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/elangrock.wordpress.com/410/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/elangrock.wordpress.com/410/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/elangrock.wordpress.com/410/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/elangrock.wordpress.com/410/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/elangrock.wordpress.com/410/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/elangrock.wordpress.com/410/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/elangrock.wordpress.com/410/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/elangrock.wordpress.com/410/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=elangrock.wordpress.com&blog=4948792&post=410&subd=elangrock&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/sejarah-islam-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/19aa6635c445ba2ed18b58ec046bbb7a?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">elangrock</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>GEDUNG NASIONAL INDONESIA</title>
		<link>http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/gedung-nasional-indonesia/</link>
		<comments>http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/gedung-nasional-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2008 04:15:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elangrock</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://elangrock.wordpress.com/?p=407</guid>
		<description><![CDATA[GEDUNG NASIONAL INDONESIA, sejak berdirinya pada zaman Belanda, menjadi Pusat Pergerakan Nasional, 25-27 Agustus 1945 di gedung ini dibentuk Komisi Nasional Indonesia dan BKR. pada tanggal 21 September 1945 gedung ini digunakan mempersiapkan rapat samodra bersejarah untuk menentang larangan Kenpetai. Disini terdapat makam Dr. Soetomo pendiri perkumpulan Budi Uomo bersama Dr. Wahidin Sudirohusodo. Atas jasanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=elangrock.wordpress.com&blog=4948792&post=407&subd=elangrock&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>GEDUNG NASIONAL INDONESIA, sejak berdirinya pada zaman Belanda, menjadi Pusat Pergerakan Nasional, 25-27 Agustus 1945 di gedung ini dibentuk Komisi Nasional Indonesia dan BKR. pada tanggal 21 September 1945 gedung ini digunakan mempersiapkan rapat samodra bersejarah untuk menentang larangan Kenpetai. Disini terdapat makam Dr. Soetomo pendiri perkumpulan Budi Uomo bersama Dr. Wahidin Sudirohusodo. Atas jasanya beliau dianunegrahi sebagai Pahlawan kemerdekaan Nasional Indonesia.</p>
Posted in sejarah  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/elangrock.wordpress.com/407/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/elangrock.wordpress.com/407/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/elangrock.wordpress.com/407/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/elangrock.wordpress.com/407/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/elangrock.wordpress.com/407/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/elangrock.wordpress.com/407/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/elangrock.wordpress.com/407/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/elangrock.wordpress.com/407/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/elangrock.wordpress.com/407/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/elangrock.wordpress.com/407/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=elangrock.wordpress.com&blog=4948792&post=407&subd=elangrock&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/gedung-nasional-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/19aa6635c445ba2ed18b58ec046bbb7a?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">elangrock</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>GEDUNG BALAI PEMUDA</title>
		<link>http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/gedung-balai-pemuda/</link>
		<comments>http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/gedung-balai-pemuda/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2008 04:12:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elangrock</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://elangrock.wordpress.com/?p=405</guid>
		<description><![CDATA[GEDUNG BALAI PEMUDA, ini dahulu bernama SIMPANGSCHE SOCIETE IT yang dipakai klub oleh orang kulit putih untuk berdansa sedangkan bagi orang pribumi dilarang masuk. Pada bulan November 1945 Gedung ini dijadikan Markas Besar PRI (Pemuda Republik Indonesia) Pusat. Organisasi pemuda ini sering bertindak ekstrim, dan banyak orang Indonesia atau Belanda dituduh mata-mata diinterogasi oleh Bagian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=elangrock.wordpress.com&blog=4948792&post=405&subd=elangrock&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>GEDUNG BALAI PEMUDA, ini dahulu bernama SIMPANGSCHE SOCIETE IT yang dipakai klub oleh orang kulit putih untuk berdansa sedangkan bagi orang pribumi dilarang masuk. Pada bulan November 1945 Gedung ini dijadikan Markas Besar PRI (Pemuda Republik Indonesia) Pusat. Organisasi pemuda ini sering bertindak ekstrim, dan banyak orang Indonesia atau Belanda dituduh mata-mata diinterogasi oleh Bagian Penyelidik PRI di gedung ini.</p>
Posted in sejarah  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/elangrock.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/elangrock.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/elangrock.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/elangrock.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/elangrock.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/elangrock.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/elangrock.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/elangrock.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/elangrock.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/elangrock.wordpress.com/405/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=elangrock.wordpress.com&blog=4948792&post=405&subd=elangrock&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/gedung-balai-pemuda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/19aa6635c445ba2ed18b58ec046bbb7a?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">elangrock</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BALAI KOTA</title>
		<link>http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/balai-kota/</link>
		<comments>http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/balai-kota/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2008 04:09:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elangrock</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://elangrock.wordpress.com/?p=403</guid>
		<description><![CDATA[Surabaya sebagai Resort Gemeonte (Haminte) secar resmi mulai berdiri pada tanggal 1 April 1906, sebelum-nya Surabaya merupakan bagian dari karesidenan Pemerintah Haminte dijalankan oleh Dewan Haminte yang diketuai oleh asisten residen sebagai Kepala Daerah.
Tahun 1916 diangkat Walikota Surabaya pertama, A. Meyroos yang bertugas sampai 1921, setelah Walikota yang kedua oleh G.J. DIJKERMAN rencana membangun gedung [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=elangrock.wordpress.com&blog=4948792&post=403&subd=elangrock&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Surabaya sebagai Resort Gemeonte (Haminte) secar resmi mulai berdiri pada tanggal 1 April 1906, sebelum-nya Surabaya merupakan bagian dari karesidenan Pemerintah Haminte dijalankan oleh Dewan Haminte yang diketuai oleh asisten residen sebagai Kepala Daerah.</p>
<p>Tahun 1916 diangkat Walikota Surabaya pertama, A. Meyroos yang bertugas sampai 1921, setelah Walikota yang kedua oleh G.J. DIJKERMAN rencana membangun gedung Balai Kota diwujudkan. </p>
<p>Gedung utama Balai Kota di Taman Surya, ketabang itu selesai dibangun pada tahun 1923 dan ditempati tahun1927. Arsiteknya ialah C. Citroen dan pelaksanaannya H.V. Hollandshe Beton Mij. biaya seluruhnya, termasuk perlengkapan lainnya menghabiskan 1000 gulden. Ukuran gedung utama : panjang 102 m dan lebar 19 m, konstruksinya terdiri dari tiang-tiang pancang beton bertulang yang ditanam, sedangkan dinding-dindingnya diisi dengan bata dan semen, atapnya trbuat dari rangka besi dan ditutup dengna sirap tetapi kemudian diganti dengan genteng. Setelah Republik Indonesia diproklamirkan, dilantik Radjamin Nasution sebagai Walikota Kota Besar Surabaya, berdasarkan Penpres 1959 No. 16 maka ditetapkan Walikota juga menjadi Kepala Daerah. Tahun 1965 Kotapraja Surabaya resmi menjadi Kotamadya.</p>
Posted in sejarah  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/elangrock.wordpress.com/403/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/elangrock.wordpress.com/403/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/elangrock.wordpress.com/403/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/elangrock.wordpress.com/403/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/elangrock.wordpress.com/403/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/elangrock.wordpress.com/403/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/elangrock.wordpress.com/403/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/elangrock.wordpress.com/403/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/elangrock.wordpress.com/403/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/elangrock.wordpress.com/403/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=elangrock.wordpress.com&blog=4948792&post=403&subd=elangrock&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://elangrock.wordpress.com/2008/10/20/balai-kota/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/19aa6635c445ba2ed18b58ec046bbb7a?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">elangrock</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>